GATICORP

Wawasan

Semua Wawasan

Kumpulan artikel, refleksi, dan pemikiran strategis dari ekosistem GATICORP.

Premi Reasuransi Turun, Klaim Naik

Asuransi

Premi Reasuransi Turun, Klaim Naik

Premi reasuransi Indonesia turun sekitar 16% pada semester I-2026 sementara klaim meningkat lebih dari 26%. Angka tersebut bukan sekadar cerita penurunan bisnis: di belakangnya ada perubahan pricing global, retensi insurer, legacy claims, dan pertanyaan penting tentang bagaimana kapasitas risiko perusahaan sebenarnya dibangun.

Baca Wawasan→
Bisnis Baru Naik, Retensi Jadi Ujian

Asuransi

Bisnis Baru Naik, Retensi Jadi Ujian

Premi bisnis baru asuransi jiwa tumbuh double digit pada semester I-2026 dan jumlah tertanggung melonjak. Namun kualitas pertumbuhan tidak cukup diukur dari akuisisi. Renewal, persistency, channel mix, premi tunggal, dan relevansi perlindungan menentukan apakah pertumbuhan itu bertahan.

Baca Wawasan→
Rasio Klaim 99,6% Menekan Asuransi Kredit

Asuransi

Rasio Klaim 99,6% Menekan Asuransi Kredit

Premi asuransi kredit tumbuh 9,3% pada semester I-2026, tetapi klaim melonjak 32,7% hingga hampir menyamai premi. Rasio klaim 99,6% tidak otomatis berarti lini ini rugi 99,6%, tetapi memberi sinyal kuat bahwa pricing, underwriting, data, dan pembagian risiko perlu diperiksa kembali.

Baca Wawasan→
Tiga Izin Baru Asuransi Jiwa Syariah: Apakah 2026 Menjadi Tahun Pemisahan yang Mengubah Pasar?

Asuransi

Tiga Izin Baru Asuransi Jiwa Syariah: Apakah 2026 Menjadi Tahun Pemisahan yang Mengubah Pasar?

Dalam hitungan hari, OJK memberikan izin kepada Panin Dai-ichi Life Sharia, Central Asia Raya Syariah, dan AXA Sharia Life Insurance. Gelombang izin tersebut mencerminkan percepatan spin-off menjelang tenggat akhir 2026. Namun entitas baru tidak otomatis berarti pasar baru: tantangan sebenarnya dimulai pada modal, distribusi, teknologi, governance, dan kemampuan menciptakan demand.

Baca Wawasan→
Premi Asuransi Umum Turun 3,04%: Perlambatan, Pergeseran Bisnis, atau Sekadar Siklus?

Asuransi

Premi Asuransi Umum Turun 3,04%: Perlambatan, Pergeseran Bisnis, atau Sekadar Siklus?

Premi asuransi umum dan reasuransi terkontraksi 3,04% YoY hingga Juli 2026. Namun kontraksi agregat itu menyembunyikan perbedaan besar antar lini: properti melemah, kendaraan dan kredit masih tumbuh, sementara tekanan klaim meningkat. Jadi, apakah industri benar-benar sedang melambat?

Baca Wawasan→
Biaya Konstruksi Naik 9,52%: Apakah Nilai Pertanggungan Properti Bisnis Anda Masih Masuk Akal?

Asuransi

Biaya Konstruksi Naik 9,52%: Apakah Nilai Pertanggungan Properti Bisnis Anda Masih Masuk Akal?

IHPB bangunan dan konstruksi naik 9,52% YoY pada Agustus 2026. Kenaikan material tidak otomatis berarti nilai pertanggungan harus naik sebesar angka yang sama, tetapi cukup menjadi alasan kuat untuk memeriksa apakah properti bisnis masih diasuransikan secara memadai.

Baca Wawasan→
Asuransi Kesehatan Memasuki Fase Koordinasi Baru: Apa Artinya bagi Perusahaan dan Karyawan?

Asuransi

Asuransi Kesehatan Memasuki Fase Koordinasi Baru: Apa Artinya bagi Perusahaan dan Karyawan?

OJK dan Kementerian Kesehatan memperkuat koordinasi antara perusahaan asuransi, BPJS Kesehatan, dan rumah sakit. Bagi perusahaan, perubahan ini bukan sekadar soal premi, tetapi juga tentang desain benefit, administrasi klaim, pengalaman karyawan, dan keberlanjutan biaya kesehatan.

Baca Wawasan→
Asuransi Memasuki Fase Penguatan

Asuransi

Asuransi Memasuki Fase Penguatan

Data terbaru OJK menunjukkan industri asuransi Indonesia memiliki fondasi modal yang kuat, sementara pertumbuhan premi dan pemenuhan ekuitas bergerak dengan dinamika berbeda.

Baca Wawasan→